Pustu Tutup dan di Gembok,Warga Desa Harapanjaya Keluhkan Ginerja Kapus Muara Gembong


Bekasi,Suaraperjuangan.id - Banjir hampir satu bulan air menggenangi Desa Pantai Harapanjaya,Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi,Provinsi Jawa Barat,(27/02/2021).

Masyarakatpun mulai diserang penyakit gatal-gatal dan diare,Inisial (IJ) 57 th warga Rt 02/08 mendatangi puskesmas bantu (Pustu) ingin meminta obat tetapi  tidak ada satupun tenaga kerja,Bahkan pintu Pustu tertutup alias di gembok.

"IJ keluhkan ginerja kerja
Kepala Puskesmas yang seharusnya Pustu terbuka lebar untuk masyarakat akan tetapi pintu Pustupun tertutup dan  di gembok".


"Ini mah boro boro dari pihak kesehatan turun ke masyarakat  adakan pengobatan gratissaya datang ke Pustu aja selalu di tutup di gembok,kan tau sendiri pak kalau periksa ke Klinik,selain jauh akses jalannya juga terputus karna banjir dan harus pake duit sedangkan saya gak punya duit buat periksanya".

Saya mohon kepada pihak
Pemerintah dan pihak puskesmas
Bukan saya saja yang terkena penyakit gatal dan diare akibat dampak banjir tetangga saya juga Kena penyakit gatal -gatal dan penyakit lainnya.


"IJ berharapan tolong dong
Pihak puskesmas Muara Membong
Agar tanggap dalam membantu dan memberi pengobatan gratis kepada korban banjir dan tenaga Pustu selalu stanbay di tempat",ungkap IJ.

Sangat disayangkan,setelah awak media mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Puskesmas (kapus) via whtsapp
Tidak ada jawaban dan no wanya pun tidak aktif.

Ginerja kapus H,Rahmat jelas- jelas
lalai dalam bertugas memberikan himbauan kepada bawahannya yang bertugas di Pustu Pantai Harapanjaya.
(Redaksi)

Posting Komentar

0 Komentar