Pemko Medan Gelar Rapat Akhir Persiapan Pelaksanaan MTQ ke-56, Ribuan Orang diperkirakan akan mengikuti Pawai Taaruf

Medan, Suaraperjuangan.id - Dua hari menjelang perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke -56 Tingkat Kota Medan tahun 2023, Pemko Medan menggelar rapat akhir persiapan pelaksanaan MTQ, Kamis (23/2) di arena MTQ, Stadion Mini USU. Sejumlah rangkaian kegiatan MTQ dibahas untuk lebih mematangkan pelaksanaan seperti Pawai Taaruf dan Pembukaan MTQ ke -56 Tingkat Kota Medan.

Rapat akhir persiapan pelaksanaan MTQ ini dipimpin Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Pemerintahan Muhammad Sofyan. Turut hadir Kakanmenag Kota Medan Impun Siregar, Asisten Umum Ferry Ichsan, unsur Forkopimda dan Sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Kota Medan termasuk Camat  se- Kota Medan. MTQ ke -56 akan berlangsung dari tanggal 25 Februari sampai tanggal 4 Maret 2023.

Dikatakan Aspem, pertemuan ini kita gelar untuk lebih mematangkan seluruh persiapan jelang pelaksanaan MTQ ke - 56 tingkat Kota Medan sesuai arahan bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution. Apalagi tadi pagi bapak Bobby Nasution telah melakukan peninjauan ke arena pelaksanaan MTQ.

“Tadi pagi bapak Wali Kota Bobby Nasution meninjau kesini (arena MTQ). Beliau melihat berbagai persiapan yang sedang dilakukan, ada beberapa catatan yang menjadi perhatian pak Bobby Nasution, diantaranya pelaksanaan Pawai Taaruf. Beliau meminta agar Pawai Taaruf dilaksanakan tepat waktu mengingat kondisi cuaca yang sangat terik beberapa hari ini di Kota Medan,” Jelas Aspem.


Kemudian Sofyan juga membahas mekanisme pelaksanaan Pawai Taaruf, mengingat jumlah peserta yang diperkirakan sebanyak 15.000 orang. Terdapat dua jalur kedatangan untuk para peserta baik dari barat maupun dari timur.  Bagi peserta yang datang dari barat dapat langsung memasuki pintu 1 USU, sedangkan peserta yang datang dari Timur dapat masuk dari pintu 2 USU. Sejumlah petugas Dishub dibantu  dengan Satlantas Polrestabes Medan akan di tempatkan di titik yang ditentukan guna mengatur arus lalu lintas.

“Mekanisme rekayasa lalu lintas telah kita sepakati, diminta petugas Dishub bersama Satlantas Polrestabes Medan dapat mengatur arus lalu lintas di sekitar arena MTQ. Kami juga meminta kepada Dinas Kominfo agar dapat terus melakukan sosialisasi secara masif rekayasa lalu lintas agar masyarakat kota Medan dapat mengetahuinya,” Sebut Aspem.

Aspem menambahkan, setelah pelaksanaan Pawai Taaruf, kegiatan akan dilanjutkan dengan peresmian stand perangkat daerah dan kecamatan termasuk stand UMKM. “ Nantinya setelah stand diresmikan Pak Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota medan akan mengunjungi masing- masing stand,” ungkap Aspem.

Selanjutnya, Aspem menyampaikan di malam harinya  acara Pembukaan MTQ ke -56 akan dilakukan. Di malam itu juga akan dilakukan pelantikan dewan hakim. Mengingat jarak waktu yang begitu dekat antara pelantikan dewan hakim dan pembukaan MTQ, maka diminta panitia dapat mengaturnya sebaik mungkin. “Dewan hakim diminta untuk dapat hadir di arena MTQ sebelum magrib, karena pelantikan dewan hakim akan dilakukan tepat waktu,” ujarnya.

Terakhir, Aspem meminta agar masing-masing Perangkat Daerah dapat  melaksanakan dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang telah diuraikan sehingga penyelenggaraan MTQ ke-56 tingkat Kota Medan ini berlangsung sukses.

Sumber Berita dari :                 
Facebook   : Pemko Medan  https://www.facebook.com/PemkoMedan




Medan, Suaraperjuangan.id - Dua hari menjelang perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke -56 Tingkat Kota Medan tahun 2023, Pemko Medan menggelar rapat akhir persiapan pelaksanaan MTQ, Kamis (23/2) di arena MTQ, Stadion Mini USU. Sejumlah rangkaian kegiatan MTQ dibahas untuk lebih mematangkan pelaksanaan seperti Pawai Taaruf dan Pembukaan MTQ ke -56 Tingkat Kota Medan.

Rapat akhir persiapan pelaksanaan MTQ ini dipimpin Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Pemerintahan Muhammad Sofyan. Turut hadir Kakanmenag Kota Medan Impun Siregar, Asisten Umum Ferry Ichsan, unsur Forkopimda dan Sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Kota Medan termasuk Camat  se- Kota Medan. MTQ ke -56 akan berlangsung dari tanggal 25 Februari sampai tanggal 4 Maret 2023.

Dikatakan Aspem, pertemuan ini kita gelar untuk lebih mematangkan seluruh persiapan jelang pelaksanaan MTQ ke - 56 tingkat Kota Medan sesuai arahan bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution. Apalagi tadi pagi bapak Bobby Nasution telah melakukan peninjauan ke arena pelaksanaan MTQ.

“Tadi pagi bapak Wali Kota Bobby Nasution meninjau kesini (arena MTQ). Beliau melihat berbagai persiapan yang sedang dilakukan, ada beberapa catatan yang menjadi perhatian pak Bobby Nasution, diantaranya pelaksanaan Pawai Taaruf. Beliau meminta agar Pawai Taaruf dilaksanakan tepat waktu mengingat kondisi cuaca yang sangat terik beberapa hari ini di Kota Medan,” Jelas Aspem.

Kemudian Sofyan juga membahas mekanisme pelaksanaan Pawai Taaruf, mengingat jumlah peserta yang diperkirakan sebanyak 15.000 orang. Terdapat dua jalur kedatangan untuk para peserta baik dari barat maupun dari timur.  Bagi peserta yang datang dari barat dapat langsung memasuki pintu 1 USU, sedangkan peserta yang datang dari Timur dapat masuk dari pintu 2 USU. Sejumlah petugas Dishub dibantu  dengan Satlantas Polrestabes Medan akan di tempatkan di titik yang ditentukan guna mengatur arus lalu lintas.

“Mekanisme rekayasa lalu lintas telah kita sepakati, diminta petugas Dishub bersama Satlantas Polrestabes Medan dapat mengatur arus lalu lintas di sekitar arena MTQ. Kami juga meminta kepada Dinas Kominfo agar dapat terus melakukan sosialisasi secara masif rekayasa lalu lintas agar masyarakat kota Medan dapat mengetahuinya,” Sebut Aspem.

Aspem menambahkan, setelah pelaksanaan Pawai Taaruf, kegiatan akan dilanjutkan dengan peresmian stand perangkat daerah dan kecamatan termasuk stand UMKM. “ Nantinya setelah stand diresmikan Pak Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota medan akan mengunjungi masing- masing stand,” ungkap Aspem.

Selanjutnya, Aspem menyampaikan di malam harinya  acara Pembukaan MTQ ke -56 akan dilakukan. Di malam itu juga akan dilakukan pelantikan dewan hakim. Mengingat jarak waktu yang begitu dekat antara pelantikan dewan hakim dan pembukaan MTQ, maka diminta panitia dapat mengaturnya sebaik mungkin. “Dewan hakim diminta untuk dapat hadir di arena MTQ sebelum magrib, karena pelantikan dewan hakim akan dilakukan tepat waktu,” ujarnya.

Terakhir, Aspem meminta agar masing-masing Perangkat Daerah dapat  melaksanakan dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang telah diuraikan sehingga penyelenggaraan MTQ ke-56 tingkat Kota Medan ini berlangsung sukses.(SP/Fi) 

Posting Komentar

0 Komentar