M. FIKRI ALI PULUNGAN TOKOH MUDA PERCUT BAPAK ASUH STUNTING

Deli Serdang, Suaraperjuangan.id - Stunting, sebagai masalah kesehatan masyarakat, telah menjadi perhatian nasional dan global.

Masalah ini tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup individu, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan bangsa kita.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bersama-sama berkolaborasi dan menemukan solusi yang tepat dalam upaya mencegah dan mengatasi stunting di desa kita. 

Hal diatas itulah yang disampaikan oleh M. Fikri Ali Pulungan saat  menghadiri pertemuan bulanan bersama kader KB 8 desa di Kecamatan Percut Sei Tuan. M. Fikri Ali Pulungan sosok pemuda yang sangat peduli dengan generasi bangsa dimana anak anak bangsa ini harus tumbuh sehat dan cerdas. Pemuda yang juga Ketua PAC GP Ansor Percut Sei Tuan menyatakan siap berkolaborasi bersama pemerintah untuk menjadi *bapak asuh Stunting* hal ini karena selaku keluarga besar KB dan tokoh muda yang istiqomah dan peduli beliau tergerak untuk ikut serta dalam masalah Stunting. 

Menurt Fikri dalam menangani Stunting Pertama kali, kita perlu meningkatkan pemahaman tentang stunting dan faktor-faktor risikonya.

Melakukan pertemuan dan mendengarkan para ahli dan profesional kesehatan yang akan memberikan wawasan dan pengetahuan yang berharga kepada kita semua.

Selain itu, penting bagi kita untuk mengidentifikasi dan memahami penyebab stunting di desa kita secara khusus.

Apakah itu karena pola makan yang tidak seimbang, kurangnya akses terhadap gizi yang memadai, atau masalah sanitasi dan kebersihan yang buruk.

Dengan mengetahui akar permasalahan, kita dapat merancang program-program intervensi yang lebih efektif dan terfokus. 

Selain upaya pencegahan, kita juga harus memperhatikan aspek pengobatan dan perawatan bagi anak-anak yang telah mengalami stunting.

Ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai dan tenaga medis yang terlatih menjadi faktor penting dalam memberikan perawatan yang tepat dan memastikan pemulihan anak-anak yang terkena stunting.

Kita juga tidak boleh melupakan peran penting keluarga dan masyarakat dalam mengatasi stunting.

Edukasi dan peningkatan kesadaran di tingkat keluarga akan pentingnya gizi yang baik, pola asuh yang sehat, dan pentingnya stimulasi perkembangan anak.

Selain itu, kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat dalam program-program pencegahan stunting juga akan menjadi kunci keberhasilan.

Terakhir menurut Fikri tidak kalah pentingnya, adalah pentingnya kerjasama lintas sektor. Kita harus bekerja sama dengan pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta untuk menghadapi tantangan ini secara komprehensif. 

Hanya melalui kerjasama yang erat dan sinergi antara berbagai pihak, kita akan dapat mencapai hasil yang signifikan dalam upaya mencegah dan mengatasi stunting di desa kita.

Maka M. Fikri Ali Pulungan memghimbau kepada kita semua,  Mari kita tingkatkan perhatian kita, saling berbagi pengetahuan, dan menjalin kerjasama yang erat untuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dan desa kita.(Fik) 

Posting Komentar

0 Komentar