Semarak HUT RI ke-77,Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan Hasyim, SE Pimpin Upacara dan Perlombaan Rakyat

Medan, Suaraperjuangan.id - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, DPC PDI Perjuangan Kota Medan menggelar upacara bendera dilanjutkan dengan perlombaan rakyat, di depan kantor mereka di Jalan Sekip Baru, Medan.

"Kami memang rutin buat upacara ini setiap hari kemerdekaan dan setelahnya ada aneka perlombaan rakyat," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, SE didampingi Sekretaris Roby Barus, SE dan Ketua Panitia, Raymond Siagian, usai upacara, Rabu.

Melalui wartawan, Hasyim mengajak seluruh warga Kota Medan agar menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan untuk mengisi kemerdekaan.

Ketua DPRD Kota Medan ini bahkan mengajak generasi milenial untuk terus aktif berinovasi di bidang dan kemampuan masing-masing. "Sekarang ini adalah era digital, di mana ini dikuasai anak-anak muda kita," imbuhnya.

Karena itu, menurut dia, generasi muda ini perlu disibukkan dengan berbagai aktifitas agar terhindar dari jerat narkoba dan kriminalitas. "Ini penting sekali, dan ulang tahun ke-77 ini adalah momentum bagi kita untuk kuatkan pondasi milenial, karena mereka adalah tumpuan harapan kita di masa mendatang," ujar Hasyim. 

Sementara, Ketua Panitia, Ramond Siagian menyebutkan, berbagai perlombaan rakyat yang diadakan adalah lomba tarik tambang, balap karung, jepit terong, dan lomba susun karet dengan sedotan. "Kemudian ada juga masukin paku dalam botol, tendang bola pake corong, dan berebut kursi," kata dia.

Menurutnya, perlombaan itu adalah kolaborasi permainan rakyat di masa lalu dengan masa kini. "Untuk perlombaan ini, kami melibatkan serta pengurus partai di tingkat PAC, ranting dan anak ranting serta masyarakat umum sekitar Kantor DPC," terang Ramond.

Sejumlah pengurus DPC terlihat hadir. Di antaranya, Boydo HK Panjaitan, Tumpal U. Napitupulu, Cut Zuriaty, Hasanul Jihadi, Margaret MS, Riana SH MH dan segenap pengurus PAC, ranting dan anak ranting. (Sp)

Posting Komentar

0 Komentar