HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Infomarsi

Personel Polda Sumut Pengguna Narkoba Dihukum

Tiga Personel Polda Sumut (memakai rompi orange) dihukum (Foto : istimewa) 
Medan - Tiga personel kepolisian yang bertugas di Mapolda Sumatera Utara dikenakan tindakan disiplin karena melakukan pelanggaran. Mereka dihukum dengan tindakan fisik, diantaranya disuruh push up, lalu disaat saat apel pagi, selalu menggunakan rompi warna orange, helm warna merah dan membawa replika senjata dari kayu.

Setelah apel pagi, dengan membawa pengeras suara, personel yang melakukan pelanggaran disuruh berjalan keliling Mapolda Sumatera Utara dengan menggunakan pengeras suara dan menyampaikan atau berteriak sesuai pelanggaran yang dilakukan.

Dua personel berinisial Iptu AY dan Brigadir BL, dihukum dikarenakan ketika dilakukan tes urine, hasilnya positif mengandung Methampetamine (narkotika golongan I jenis sabu sabu) dan satu personel lagi adalah Bripka RA, dia melakukan tindakan pelanggaran tercela dan tak pantas dilakukan sebagai seorang personel Polri.

Kabid Propam Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Yofie Guardianto didampingi Kasubdit Paminal AKBP Catur ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa 7 Januari 2020 membenarkan adanya pelanggaran yang dilakukan tiga personel Polri yang bertugas di Mapolda Sumatera Utara.

"Sesuai dengan perintah dari Bapak Kapolda Sumatera Utara, kita dari Bidang Propam melakukan proses pemeriksaan terhadap tiga orang personel yang melakukan pelanggaran disiplin, pertama urine mereka positif mengandung narkoba dan satu lagi melakukan perbuatan tercela. Ketiga personel ini akan terus dilakukan pembinaan," kata Yofie.

Terhadap ketiganya, Propam Polda Sumatera Utara memberikan tindakan disiplin sesuai dengan arahan Kapolda. Mereka diberikan tindakan fisik dan disuruh berkeliling kantor dengan membawa pengeras suara.

"Inovasi tindakan disiplin bagi personil yang melakukan pelanggaran disiplin merupakan arahan dari Bapak Kapolda Sumut, tujuannya agar ada efek jera bagi mereka yang berbuat salah, apalagi dalam bertugas," ucap Yofie.

Dengan hukuman itu, menurut Kabid Propam, otomatis akan timbul rasa malu personel yang melakukan pelanggaran dan dipastikan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

"Tindakan disiplin ini diberikan sebagai efek jera, menjadi pelajaran bagi personil Polda Sumatera Utara lainnya agar tidak melakukan pelanggaran disiplin ataupun pelanggaran kode etik dan pidana. Tiga personel yang dihukum dilakukan penahanan dalam rangka proses pemeriksaan, jika telah selesai pemeriksaan akan disidangkan untuk mendapatkan kepastian dan putusan hukuman sesuai dengan perbuatan pelanggaran yang telah dilakukannya masing-masing," kata Yofie.

Sesuai ketentuan Pasal 9 Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2003 tentang peraturan disiplin anggota Polri, ada beberapa bentuk hukuman disiplin.

"Teguran tertulis, penundaan mengikuti pendidikan paling lama 1 (satu) tahun, penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama 1 (satu) tahun, mutasi yang bersifat demosi, pembebasan dari jabatan, penempatan dalam tempat khusus paling lama 21 (dua puluh satu) hari. Makanya sekali lagi kita himbau, seluruh personel Polri, jangan melakukan pelanggaran jenis apapun. Lakukan tugas dengan baik dan benar," tandas Yofie.(sz)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *