HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Infomarsi

Peristiwa Dibakar Hidup Hidup, Kapolsek Percut Sei Tuan : Sakit Hati, Korban Ajari Istri Pelaku Nyabu

Kapolsek Percut Sei Tuan paparkan kasus penganiayan dan pembakaran
Deli Serdang (SP) - Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri SIK memaparkan kasus penganiayaan dan pembakaran yang terjadi terhadap Sudirman pada Jumat (23/11/2018) sekira pukul 18.30 wib.

Peristiwa penganiayaan dan pembakaran ini terjadi di Lapangan sepakbola Reformasi Pasar 9, Desa Bandar Khalipah, Kec Percut Sei Tuan, Kab Deli Serdang. Korban pembakaran Sudirman alias Pai (35) warga Kec Batang Kuis Desa Tumpatan Nibung, Gg Tanom.

"Pelaku BS, warga pasar 9 Tembung Kec. Percut Sei Tuan ini marah kepada korban, karena sewaktu pelaku yang seorang residivis menjalani hukuman selama ini di Lampung, korban mengajari istri pelaku untuk mengkonsumsi narkoba. Itulah hasil pemeriksaan sebagai pemicunya hingga terjadi penganiayaan dan pembakaran ini," kata Kapolsek Percut Sei Tuan.

Berdasarkan pemeriksaan setelah kejadian, kemudian dalam tempo beberapa jam pelaku berhasil di bekuk, terungkap motif penganiayaan dilatarbelakangi unsur sakit hati kepada korban.

"Tindakan pelaku sudah direncanakan dengan menyiapkan bensin di dalam botol air mineral dan martil untuk menganiaya korban," tambah Kapolsek di Mapolsek Percut Sei Tuan pada Sabtu (24/11/2018) siang.

Kejadian ini bermula pada hari Jumat tanggal 23 Nopember 2018 pukul 18.30 Wib, saksi berinisial MEM bertemu dengan pelaku di belakang supermarket irian yang tinggal di Pasar 9 Tembung, saat itu pelaku dilihat oleh saksi sedang membawa botol air mineral yang berisikan minyak bensin dan martil, selanjutnya saksi menanyakan kepada pelaku untuk apa barang tersebut dibawa. Kemudian pelaku menjawab untuk matikan korbannya (Sudirman), karena korban mengajari istri pelaku menyabu.

Selanjutnya pelaku mencari korban di sekitar lapangan reformasi dan tidak lama kemudian, saksi mendengar suara jeritan, kemudian saksi mendatangi suara jeritan dan ternyata dilihatnya posisi korban sudah dalam keadaan tergeletak tidak berdaya dengan kondisi tubuh terbakar, sedangkan pelaku melarikan diri.

Melihat itu, saksi menolong korban dengan cara menyiram tubuh korban dengan air parit untuk memadamkan api di tubuh korban. Selanjutnya korban dibawa kerumah sakit Citra Medika, oleh RS Citra Medika lalu dirujuk ke RS PIRNGADI Medan. Namun setelah beberapa jam korban dirawat, akhirnya meninggal dunia.

Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi pembakaran langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melalukan penyelidikan, dari hasil penyelidikan diketahui identitas pelaku.

"Kita memberikan tindakan tegas terukur terhadap pelaku karena melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan," terang Kapolsek.(agus)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *