HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Infomarsi

Duo Terduga Perusak Lapak Jualan Toke Telur Ditangkap Polsek Percut Sei Tuan

Medan (SP) - Akhirnya, terduga pelaku pengrusakan lapak jualan secara beramai-ramai yang dilakukan beberapa pemuda di Jalan Pasar 3 Datuk Kabu Dusun XV Gg Sahabat Desa Tembung Kec Percut Sei Tuan ditangkap pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan pada Sabtu (8/9/2018) dini hari.

Adapun kedua terdua pelaku pengrusakan yang diamankan yaitu Surianto (50) alias Anto warga Pasar 3 Datuk Kabu Dusun XV Gg Buntu Desa Tembung Kec. Ps. Tuan dan Herianto alias Heri (34).

"Setelah kita mendapatkan laporan korban terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi, lalu kita tetapkan dua orang sebagai terduga tersangka, lalu keduanyapun kita tangkap tanpa adanya perlawanan di daerah Bandar Setia" kata Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri SIK ketika dikonfirmasi wartawan melalui selularnya.

Adapun motif yang dilakukan terduga pelaku pengrusakan yaitu perebutan lapak jualan.

"Terduga pelaku diamankan beserta barang-bukti tiga unit Hape. Kedua terduga pelaku ini dikenakan pasal pengrusakan secara bersama / pasal 406 jo 170 kuhp," ungkap Kapolsek.

"Sampai saat ini terduga pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kita belum tahu apakah ada terduga tersangka lain dalam perkara ini," ujarnya menjelaskan.

Sebagaimana diberitakan suaraperjuangan.com, aksi premanisme terjadi di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Percut Sei Tuan. Meskipun Polri dengan tegasnya mengadakan Operasi Pemberantasan Premanisme dan Pungli. Namun sepertinya belum sampai ke Desa Bandar Klippa Kec Percut Sei Tuan.

Aksi premanisme menimpa suami/istri pedagang telur dipasar 3 Datuk Kabu Desa Bandar Klippa yang bernama Niko Hendrawan (28). Ditemani istrinya, Niko mendatangi Kantor Polisi Polsek Percut Sei Tuan pada Rabu (5/9).

Informasi yang dihimpun, aksi kekerasan sekelompok pemuda kepada Niko berawal dari munculnya 3 orang pria mendatangi tempat jualan Niko pada Rabu sekira pukul 13:00 wib, pada saat itu korban bersama istrinya sedang berjualan seperti biasa. Saat menunggu para pelanggannya, tiba-tiba lapak toke telur (Niko/korban) itupun dikejutkan dengan datangnya 3 orang pemuda yang tidak dikenanya itu.

Tapi sekilas melihat wajahnya, korban mengetahui bahwa ketiga pemuda yang dikenal sebagai pemuda setempat (PS). Disitu ketiga pemuda itu langsung menanyakan kepada korban terkait pembayaran uang lapak jualannya.

Mendengar itu, Niko hendrawan yang diketahui bermukim di Kec Delitua,  menjawab dengan tenang bahwa dirinya membayar kepada lelaki berinisial D.

Diduga tak senang mendengar jawaban korban, salah satu pria yang datang mengatakan bahwa lapak yang ditempati korban adalah lapak jualan miliknya.

“Kalian tau ini punya siapa, ini punyaku. tutup ini,” ucap Niko mengulang ucapan salah satu pemuda saat dilokasi.

Setelah terjadi tanya jawab, ke 3 pria tersebut pergi meninggalkan lapak korban. Namun permasalahan serupa kembali terjadi, dimana muncul kembali sekelompok pemuda yang diantaranya HE, AN, dan JE. Ketiga orang ini datang dengan membawa besi dan kayu, kemudian langsung membolak balikan meja jualan korban. Akibatnya, barang dagangan korban berupa telur sebanyak 2500 butir pecah berantakan dilapaknya.

Dengan sedih Niko menyatakan kekesalannya kepada wartawan."itu Kalau diuangkan kerugian saya ditaksir mencapai Rp 5 juta, karena tidak terima cara mereka itu saya bersama istri langsung ke Polsek ini, saya harap mereka (terduga pelaku) ditangkap," ujarnya menjelaskan di Mapolsek Percut Sei Tuan.(tim)

Teks foto : terduga pelaku

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *