HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Infomarsi

Pengaduan Eirene Telaumbanua Korban Penelantaran Maskapai Wings Air Tak Diterima Polres Nias?

Gunungsitoli (SP) - Eirene Cristian Telaumbanua bersama Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI) dan Lembaga Swadaya Masyarakat Nias Corruption Watch (LSM NCW) sangat kecewa di SKPT Polres Nias yang tidak menerima laporan pengaduannya tentang penelataran penumpang di Bandara Binaka Gunungsitoli pada Kamis (9/08/2018) yang dilakukan oleh pegawai Maskapai Wings Air dengan alasan terlambat.

Anehnya Petungas SPKT Polres Nias mengiring korban ke bagian unit 2 Polres Nias untuk dikonsultasikan pengaduannya tentang penelataran pihak maskapai Wings Air yang diduga ada indikasi permainan dalam hal ini.

Hal ini diterangkan oleh Eirene seorang korban penelataran petugas maskapai pesawat Wings Air di Bandara Binaka Gunungsitoli.

Eirene menjelaskan bahwa dirinya dan temannya tidak terima atas perlakuan  petugas maskapai pesawat tersebut.

"Makanya saya mewakili teman saya melaporkan hal ini di Mapolres Nias, tapi tidak diterima laporannnya," ujarnya.

Anehnya sejak datang dari pagi, hingga 15.48 wib baru ada tanggapan dari anggota unit II reskrim Polres Nias dengan mengatakan "Laporan saudara tidak di terima karena ini harus di laporkan ke Perlindungan Konsumen, sehingga dari pihak perlindungan konsumen melaporkan sama polisi," jelas Eirene kepada wartawan mengulangi ucapan pihak kepolisian kepadanya.

Eirene Cristian Telaumbanua sangat kecewa atas tindakan pihak penegak hukum Polres Nias karena tidak menerima laporannya."Ada apa ini?," tanyanya.

Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat Nias Corrupgion Watch (LSM NCW) Samabudi Zebdrato kepada suaraperjuangan.com di Gunungsitoli mengungkapkan seharusnya anggota Mapolres Nias baca kitab undang-undang hukum acara pidana (KUHAP) pasal 108 ayat 1 serta pasal 1 butir 25. "Diduga dalam hal ini bahwa pihak Polres Nias tidak membaca ayat tersebut," terangnya.

Terpisah, Kapolres Nias AKBP Deni ketika dikonfirmasi melalui selulernya/melalui Whatsapp tidak merespon.(Fasianus Ndraha)

Teks foto : korban saat di Mapolres Nias

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *