HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Infomarsi

Mobil Truk Muatan Ubi Milik Warga Ditahan Oknum Mengaku TNI

Deli Serdang (SP) - Puluhan omak-omak atau masyarakat Kampung Karo, Desa Patumbak Kampung Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, mendatangi Polsek Patumbak, Rabu (1/8) sore. Kepada petugas disana, mereka meminta bantuan kepada pihak Polsek Patumbak lantaran mobil truk pengangkut ubi milik masyarakat ditahan oleh pria mengaku oknum TNI.

"Macam mana ini pak, mobil truk ubi kami ditahan sama oknum yang mengaku tentara itu. Tolong pak bantu kami, itu mobilnya dibawa oknum itu kemari (Polsek Patumbak)," teriak salah seorang warga bernama Berlian Beru Kliat (45) kepada petugas, Rabu (1/8).

Menurut informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan, penahanan mobil ubi masyarakat itu berawal dari masyarakat memanen hasil tanaman ubi mereka yang berlokasi di kawasan Jalan Balai Desa, Dusun IX, Komplek Perumahan Kampung La Tahzan, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak. Namun setelah semua hasil panen hendak dikirim kepada pembeli, mobil truk yang dipakai untuk mengangkut ubi ditahan oleh seorang pria mengaku oknum TNI dan membawa mobil tersebut ke Polsek Tanjung Morawa.
Akan tetapi, lantaran kebun masyarakat berada di wilayah hukum Polsek Patumbak. Personel Polsek Tanjung Morawa enggan menahan mobil tersebut dan menyarankan agar oknum mengaku TNI tersebut membawa mobil tersebut ke Polsek Patumbak.

"Ya begitulah ceritanya bang. Jadi kami merasa jika kami diintimidasi oleh mereka (mengaku oknun TNI) itu, apa rupanya salah kami," ucap warga lainnya ketika diwawancarai waryawan mengaku bernama Bronson Barus.

"Jadi kami berharap agar tidak ada lagi gini-gini, kami hanya cari makan bang. Bukanya besar kali hasil panen ubi kami itu, itulah yang kami bagi-bagi untuk semua masyarakat yang datang ini," kata warga lainnya.

Terpisah, Kapolsek Patumbak Kompol Dedi Zunaidi saat di konfirmasi melalui Kanitreskrim Iptu Ainul Yaqin SIK terkait kedatangan puluhan petani yang mayoritas kaum ibu tersebut mengatakan, pihaknya hanya menerima laporan

"Jadi masyarakat itu menanyakan kepada polisi, ada enggak orang yang melaporkan ke kita di tuduh mencoba mencuri ubi nya yang  di Kampung Karo tersebut, di bilang anggota enggak ada," ucap Yaqin sembari menjelaskan, kalau kasus tanah garapan sulit di buktikan unsur tindak pidananya.

"Tanah garapan itu untuk pembuktian tindak pidananya kan susah, soalnya kan kita belum tau tanah itu milik siapa, sementara seperti itu,'' sebut Yakin sembari menegaskan pihaknya juga belum bisa memastikan pihak mana yang menjadi korban, pungkasnya. (tim)


Teks Foto : Puluhan omak-omak datangi Polsek Patumbak (tim)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *