HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Infomarsi

Dua Personil Satreskrim Polrestabes Medan Diduga di OTT Saber Pungli Menkopolhukam?

Medan (SP) - Diduga menerima suap dari UD. FORSINDO JAYA EQUIPMENT, dua personil Satreskrim Polrestabes Medan Unit Ekonomi kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Satgas Saber Pungli Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Satgas Saber Pungli) pada Jumat (3/8/2018) sekira pukul 19:30 Wib di Polrestabes Medan Jalan HM. Said No. 1 Medan.

Informasi yang diterima wartawan melalui berbagai group whatsapp di Kota Medan tertulis bahwa kedua oknum Polri yang bertugas di Unit Ekonomi Satreskrim Polrestabes Medan ialah Brigadir SM dan Aiptu MS. Keduanya diduga menerima suap dari UD. FORSINDO JAYA EQUIPMENT sebesar Rp 20 juta dengan rincian 190 lembar uang pecahan Rp.100.000.- dan 20 lembar uang pecahan Rp. 50.000.

Satgas Saber Pungli Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia awalnya menerima Dumas tentang Pungutan Liar yang dilakukan oleh Oknum Personel Unit Ekonomi Satreskrim Polrestabes Medan kepada UD. FORSINDO JAYA EQUIPMENT yang beralamat di Jl. Aksara No.73 B Medan.

Mendapat info itu, datang seorang petugas yang menyamar sebagai Humas dari UD. FORSINDO JAYA EQUIPMENT menanyakan berapa bulanan dari UD. FORSINDO JAYA EQUIPMENT tersebut, namun dijawab oleh Brigadir ASM yang mengetahui adalah si DE (anggota unit ekonomi Satreskrim Polrestabes Medan).

Kemudian petugas tim saber Pungli yang menyamar sebagai Humas memperlihatkan Surat Perintah Tugas bahwa petugas tersebut adalah Anggota Pokja Penindakan Satgas Saber Pungli  dan meminta untuk mengeluarkan uang yang telah diserahkan kepada Brigadir ASM yang diterima dari ZG (marketing UD. FORSINDO JAYA EQUIPMENT) sebagai uang pengeluaran 3 (tiga) unit barang berupa : 1 (satu) unit Mesin Mixer merk Getra, 1 (satu)unit Mesin Kopi merk Getra dan 1 (satu) unit Box Pendingin dan pemanas merk Getra yang diduga tidak ber SNI dan berbahasa Indonesia.

Kemudian atas pengakuan Brigadir ASM mengeluarkan plastik yang didalamnya berisi uang yang diterima dari ZG sebesar
Rp. 20.000.000,- dengan rincian 190 lembar uang pecahan Rp.100.000.- dan 20 lembar uang pecahan Rp. 50.000,-, yang selanjutnya Brigadir ASM dan barang bukti yang ada padanya diamankan oleh petugas Satgas Saber Pungli pusat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Ruangan Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK ketika dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (4/8/2018) malam mengaku belum mendapat informasi resmi dari pihak Satreskrim Polrestabes Medan maupun dari Ditreskrimsus Polda Sumut Subdit Tipidkor.

"Saya belum dapat informasi resminya, saya juga mendapat informasi dari group whatsapp. Jika saya dapat informasinya, akan segera saya sampaikan perkembangan perkaranya," terang mantan Wakapolrestabes Medan ini.(reza)

Teks foto : Ilustrasi

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *