HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Infomarsi

Anggota BPD Lasarabahili Tunjangannya Belum Cair Menempuh Jalur Hukum

Gunungsitoli (SP) - Kariaman Zebua selaku anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lasarabahili Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara akhirnya menuntut tunjangannya serta dugaan penyalagunaan wewenang yang di duga dilakukan oleh Ketua BPD serta jajarannya ke Polres Nias pada Rabu (15/08/2018) kemarin.

Dalam surat laporan pengaduannya yang di sampaikan langsung dengan hal laporan pengaduan dugaan Penggelapan Tunjangan BPD oleh Bendahara Dana Desa Lasarabahili TA 2017 hingga saat ini.

Kariaman Zebua kepada suaraperjuangan.com di Gunungsitoli mengatakan."Kita sudah capek menunggu dan sudah berkoordinasi namun sepertinya mereka tidak menghargai, makanya saya buat laporan sesuai petunjuk SPKT Polres Nias, dimana sebenarnya saya datang langsung melapor," ungkapnya.

"Kalau saya sudah di berhentikan maka tentu ada surat tembusan kepada saya selaku anggota BPD. Namun hal ini tidak ada, nah ada apa bendahara dana desa tidak mengeluarkan tunjangan saya, dimana yang menanda tangani SK saya adalah Walikota berkat dukungan masyarakat didusun saya," tegas Kariaman.

Kariaman menduga, Ketua BPD Lasarabahili Kecamatan Gunungsitoli Theodore Hulu alias Papi kurang mengetahui aturan dan diduga hanya mementingkan pribadinya sendiri tidak memetingkan kepentingan umum."Kita sebagai wakil dari masyarakat tentu jangan karena hanya jabatan kita ini kita di caci maki dan menjadi permasalahan di tataran masyarakat," katanya serius.

Camat Gunungsitoli Ekoarianto Zebua di ruangannya, mengatakan."Kita sudah turun ke lapangan dan sudah mencari solusi namun tidak ada tanggapan baik kepada Kepala Desa maupun kepada Ketua BPD tapi yang kami terima di sini adalah surat pengusulan pemberhentian BPD atas nama Karisman Zebua dan salah seorang lagi anggota BPD lainya dengan nomor 13/BPD-LB/VIII/2017 dengan alasan Telah melanggar Tata Tertip Nomor I Tahun 2017 Desa Lasarabahili," terang Camat.

Lanjutnya mengatakan."Surat usulan tersebut kita sudah tindak lanjuti kepada pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan sampai saat ini belum juga turun surat dari Walikota ataupun dari BPM," jelasnya.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Berkarya Faa Mendrofa kepada wartawan mengatakan permasalahan ini sebaiknya di cari benangkusutnya agar tidak ada yang dirugikan dan tentu tidak menjadi konsumsi publik.

"Sebenarnya Desa Lasarabahili itu sangat dekat dengan Kantor Walikota Gunungsitoli baiknya Desa tersebut memberikan contoh dalam program pemerintah tentang dana desa (DD), kita berharap Ketua BPD bisa mencari benangkusut dalam problem ini apalagi ianya telah mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Gunungsitoli," ungkapnya

"Kepada kepala desa agar agar transparan, akutabel dan terbuka kepada publik apa duduk masalahnya sehingga  kenyamanan dan ketentraman masyarakat terkendal Partai Berkarya sangat mendukung regenerasi muda yang menjadi tonggak pemerhati pembangunan kedepan," terangnya. (Fesianus Ndraha)

Teks foto : Kariaman Zebua saat di Mapolres Nias

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *