HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Infomarsi

Visa Habis, Mujianto DPO Polda Sumut Ditangkap di Bandara Soekarno Hatta

Medan (SP) - Mujianto, buronan terduga kasus penipuan dan penggelapan ditangkap Ditreskrimum Polda Sumut pada Senin (23/7/2018) kemarin di Bandara Soekarno Hatta.

Informasi yang dihimpun, Mujianto sudah menyandang status Daftar Pencarian Orang (DPO) dan pencekalan oleh Polda Sumut sejak April 2018. Mujianto awalnya berstatus sebagai wajib lapor. Namun, sejak 7 April 2018 Mujianto tidak memiliki etikad baik dan tidak pernah wajib lapor.

"Perkara ini (diduga melibatkan Mujianto) sudah tahap P-21 dikejaksaan, besok (Kamis) akan kita kirim yang bersangkutan ke Kejaksaan," ujar Dirreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian SIK didampingi Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK dan Wadirreskrimum AKBP Andre Setiawan SIK kepada wartawan pada Rabu (25/7/2018) siang di Mapolda Sumut.

Perwira dengan pangkat tiga melati emas dipundak ini mengatakan bahwa Mujianto sudah lama menyandang status DPO bahkan sudah dilakukan pencekalan. Hingga akhirnya ditangkap di Bandara Soekarno Hatta saat akan berangkat keluar negeri.

"Informasi yang kita (kepolisian) terima, pada 7 April 2018 Mujianto meninggalkan Indonesia (keluar negeri), lalu kembali ke Medan, lalu ke Banda Aceh, kemudian ke Singapura dan Thailand dan kembali lagi ke Singapura," sambung Dirreskrimum.

Kemudian, karena visa habis, Mujianto memutuskan kembali ke Indonesia pada 28 Juni 2018.

"Kemudian, pada 23 Juli 2018, yang bersangkutan (Mujianto, red) akan meninggalkan Indonesia, petugas Imigrasi Bandara Soeharno Hatta dan Polres Bandara Soekarno Hatta yang mengetahui hal itu langsung berkoordinasi dengan Polda Sumut dan menangkap Mujianto. Selanjutnya dibawa ke Mapolda Sumut," ungkap Dirreskrimum.

Dalam perkara Mujianto, pihak kepolisian telah mempersangkakannya dengan pasal 372 dan 378 KUHPidana.

"Mujianto dipersangkakan melanggar pasal 372 dan 378 KUHPidana dan besok akan segera dikirim ke Kejaksaan," terang Dirreskrimum Polda Sumut.

Sebagaimana diketahui, Mujianto dilaporkan berdasarkan nomor LP/509/IV/2017/SPKT II tanggal 28 April 2017 atas nama pelapor Armen Lubis tentang dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Mujianto diduga ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Rosihan Anwar.(reza)

Teks foto : Mujianto saat dipaparkan di Mapolda Sumut

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *