HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Infomarsi

Trio Tersangka Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan Tidak Ditahan Polrestabes Medan

Medan (SP) - Laporan dugaan penipuan dan penggelapan NS yang merupakan salah satu Penasehat Aliansi Jurnalis Online Sumatera Utara ( AJOS ) akhirnya membuahkan hasil. Para pelaku yang terdiri dari Zihan, Putri dan Ratih (trio sekawan) ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polrestabes Medan unit Ekonomi dan dijerat dengan pasal 372 dan 374 dengan ancaman hukuman diatas lima tahun.

Namun sayang, para pelaku dilepas/tidak dilakukan penahanan oleh penyidik unit Ekonomi Polrestabes Medan dengan alasan para pelaku dipertimbangkan kooperatif dan tidak dikwatirkan menghilangkan barang bukti.

"Pertimbangannya tersangka kooperatif dan tidak dikhawatirkan menghilangkan barang bukti," ujar Kasatreskirm Polrestabes Medan, AKBP Putu SIK ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan whatsapp-nya pada Senin (30/7/2018) siang menjelaskan.

Sedangkan Kanit Ekonomi Polrestabes Medan, Iptu Rusdi Marzuki SIK ketika diwawancarai wartawan di Mapolrestabes Medan mengatakan bahwa tersangka tidak dilakukan penahanan.

"Tapi berkas perkaranya tetap akan dikirim ke Kejaksaan," terangnya.

Ketika ditanya kapan berkas perkara tersangka akan dikirim ke Kejaksaan, mantan Kanitreskrim Polsek Medan Barat ini enggan menjawabnya. "Langsung ke Kasatreskrim saja ya bang," terangnya.

Mendapati hal itu, Hal ini kuasa hukum korban, Yusuf Hanafiah, SH, MH merasa kecewa dengan tindakan penyidik unit Ekonomi Polrestabes Medan yang melepas tersangka kasus penipuan dan penggelapan.

"Pasal yang menjerat pelakukan sudah jelas, pasal dugaan penipuan dan penggelapan dalam jabatan maksimal hukuman 9 tahun penjara, mengapa kini tersangka malah dilepas penyidik Polrestabes Medan? Sesuai hasil hasil gelar perkara, para pelaku juga ditetapkan sebagai tersangka dengan Nomor B/4070/VII/RES1.11/2018/RESKRIM," ujarnya.

Yusuf beralasan bahwa ketiga pelaku sudah jelas terbukti dengan sah dan mengakui telah melakukan tindak pidana dugaan penipuan dan penggelapan. Ada kekhawatiran dari Yusuf bahwa tersangka akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

"Karena dua orang pelaku tidak memiliki alamat tinggal yang tetap (anak kost). Dimana ketiga tersangka tersebut diduga. elakukan penggelapan uang dan barang secara berulang-ulang dan dengan cara yang berbeda-beda dan dilakukan secara bersama-sama. Kita tegaskan, kita berharap pihak penyidik unit ekonomi Polrestabes Medan untuk segera menangkap dan menahan ketiga tersangka. Terlebih lagi akibat perbuatan tersangka, usaha kliennya nyaris tutup setelah mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah," tegasnya.

Terkait permasalahan tersebut, Yusuf akan segera melaporkan kasus tersebut ke Irwasda Polda Sumatera Utara untuk meminta keadilan.

"Kita akan menyurati Irwasda Poldasu untuk mengusut kasus tersebut. Kita berharap slogan "Polisi Promoter" bukan hanya kata khiasan saja," jelasnya mengakhiri.

Diketahui sebelumnya, ketiga tersangka diduga melakukan penggelapan sejumlah uang milik korban berkisar belasan juta rupiah.(reza)

Teks foto : Mapolrestabes Medan (int)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *